Anda ingin BUDIDAYA SEMUT KROTO? hubungi An-Naml Farm Yogyakarta 0821 5566 6696, melayani Privat dan Bibit Semut Kroto.
Ada Uang di balik Telur Semut Rang Rang
TRIBUNNEWS.COM – Telur rangrang bisa menetaskan uang. Buktinya, pembudidaya semut rangrang penghasil kroto meraup untung menggiurkan. Harganya stabil, bahkan kadang melonjak. Permintaan dari para pehobi burung dan pemancing pun tak pernah sepi.
Di musim hujan seperti sekarang, kroto atau telur semut api menjadi sangat berharga. Telur semut rangrang (Oecophylla smaragdina) itu dicari para pemilik burung. Lantaran pasokan kroto dari alam berkurang, budidaya semut penghasil kroto cukup menjanjikan.
Sudah jadi siklus tahunan, setiap tiba musim hujan, kroto menjadi barang langka. Di Surakarta, kelangkaan itu membuat harga kroto melejit hingga mencapai Rp 60.000 per kilogram (kg). Di Bandung, kroto dihargai Rp 80.000 per kg. Bahkan, di Jakarta, harganya lebih gila lagi. Di musim kemarau, harga kroto Rp 120.000 per kg, sementara saat musim hujan bisa Rp 150.000 per kg.
Biasanya, para penjual di pasar burung mendapatkan pasokan kroto dari para pengepul yang membeli dari para pemburu kroto di alam seharga Rp 50.000 per kg. Di kota besar seperti Jakarta, harga jual pemburu ke pengepul bisa mencapai Rp 70.000 per kg.
Shadole Arihita Kaban, pebisnis sekaligus pengelola balai pembibitan Raja Kroto di Buah Batu, Bandung, bilang, prospek bisnis kroto cukup menggiurkan. Selain harganya stabil dan bagus, permintaannya cukup tinggi. “Di Buah Batu yang tergolong pinggiran Bandung, permintaan bisa sampai 180 kg per hari. Di Solo (Surakarta), permintaan rata-rata bisa mencapai 400 kg per hari,” ujar pria yang akrab dipanggil Ole ini.
Masalahnya, persediaan kroto di alam semakin menyusut lantaran pemburu kroto semakin bertambah banyak. Alhasil, beberapa orang mulai membudidayakan untuk mendapatkan pasokan kroto. Ole dan rekannya, Ervan Syarif, misalnya, memulai usaha ini sejak pertengahan tahun 2010 silam dengan bendera Raja Kroto.
Penangkaran
Suwandi Laksana, pebisnis kroto di Wates, Kulonprogo, Yogyakarta, bercerita, tak butuh lahan luas untuk budidaya rangrang. Menurutnya, lahan seluas satu meter persegi yang dilengkapi rak-rak bisa menampung 300 sarang hingga 500 sarang. Setiap sarang bisa menghasilkan setengah hingga satu ons kroto. Artinya, 100 sarang bisa menghasilkan 5 kg kroto.
Wawan, begitu nama panggilan Suwandi, menjual kroto ke pengepul seharga Rp 50.000 kg. Saat ini, tiap hari, ia bisa memanen hingga 15 kg. Artinya, omzet usaha Wawan bisa mencapai Rp 750.000 per hari alias Rp 22,5 juta per bulan.
Menurut Wawan, pada dasarnya, penangkaran semut rangrang terbagi dalam tiga bagian, yakni pembibitan, budidaya, dan pemanenan. Di tahap pembibitan, Wawan mencari koloni rangrang di alam. Lantas, semut-semut itu ditempatkan ke dalam wadah transparan.
Penangkaran dilakukan dengan membuat sarang rangrang pada media tertentu. Biasanya, media bisa berupa stoples transparan, bambu, atau pralon. Tapi, harap di catat, jika menggunakan bambu atau pralon, kita akan agak kesulitan saat memasukkan dan memanen semut. Selain itu, semut-semut yang mati juga tidak terpantau.
Yang paling mudah adalah menggunakan stoples atau wadah transparan lainnya. Wawan memanen kroto setiap hari dengan cara menumpahkan sarang ke atas saringan khusus. Hasilnya, “Kroto yang kita panen bersih dari semut. Pembeli yang ada di pasar burung pun senang,” ujarnya.
Editor: Hendra Gunawan | Sumber: Kontan
http://www.tribunnews.com/2012/02/06/ada-uang-di-balik-telur-semut-rangrang
Jual Bibit Semut Kroto
Anda ingin Budidaya SEMUT KROTO? Hubungi AN-NAML FARM YOGYAKARTA 0877 2929 0706, melayani bibit SEMUT KROTO dan Privat Budidaya.
Pelatihan Budidaya Semut Kroto
Anda ingin Budidaya SEMUT KROTO? Hubungi AN-NAML FARM YOGYAKARTA 0877 2929 0706, melayani Privat Pelatihan Penangkaran Semut Kroto.
PELUANG USAHA BUDIDAYA SEMUT RANG RANG PENGHASIL KROTO.
Semut penghasil kroto ini sangat mudah untuk dibudidayakan anda pasti bisa. Dengan modal kecilpun anda bisa memulainya, Lahan yang sempit pun bisa anda manfaatkan untuk meraup untung ratusan hingga Jutaan rupiah dari serangga yang satu ini.1 meter persegi bisa menampung 100 sarang… luar biasa bukan. Potensinya juga cukup menjanjikan .Survey yang kami lakukan Harga kroto sejak 10 tahun yang lalu hingga sekarang tetap ok bahkan naik. Sekarang harga kroto dipasaran mencapai 100rb/kg bahkan bisa lebih. Kebutuhan pasar hanya bergantung dari para pencari kroto di alam bebas.
Misalkan kita memiliki 100 sarang padahal 1 sarang berpotensi menghasilkan kroto bisa 1kg/sarang (tergantung besar nya media)
misal saja : 1 sarang hasilkan 0,5 kg saja X 100 sarang = 50 kg kroto X 70 ribu saja = 3.5 jt. ini contoh saja .
Untuk lebih jelasnya saudara bisa mengikuti PRIVAT maupun DIKLAT , tidak hanya teori ataupun online tetapi juga praktek. Dan dijamin pasti bisa!!!
Untuk informasi lebih lanjut bisa Hub : AN-NAML FARM ,wawan 0877 2929 0706
